Panduan Shalat Tarawih yang Sesuai dengan Protokol Sehat, Habis dari Masjid Dilarang Nongkrong!

- 12 April 2021, 22:16 WIB
Panduan Shalat Tarawih yang Sesuai dengan Protokol Sehat, Habis dari Masjid Dilarang Nongkrong!
Panduan Shalat Tarawih yang Sesuai dengan Protokol Sehat, Habis dari Masjid Dilarang Nongkrong! /Humas Jabar/Pipin

JURNAL GAYA - Menjalankan ibadah puasa Ramadhan di tengah pandemi Covid-19, tentu harus sesuai dengan protokol Kesehatan dan panduan shalat tarawih,agar tak terjadi penularan.

Ketua Divisi Pedoman & Protokol Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV berbagi panduan untuk orang-orang yang ingin menjalankan shalat tarawih di masjid pada Ramadhan tahun ini.

Hal paling utama yang wajib dilakukan, masjid atau mushola tempat melaksanakan tarawih wajib menjalankan protokol kesehatan dengan ketat disiplin sebagaimana yang telah diatur pemerintah mengenai ketentuan pelaksanaan tarawih.

"Seperti jarak shaf dijaga, ceramah tidak terlalu lama hingga sirkulasi udara baik," kata Eka Ginanjar yang juga Sekjen Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI)​, dikutip dari ANTARA, Senin 12 April 2021.

Baca Juga: Faktor Pandemi COVID 19, Shalat Tarawih di Istiqlal Lebih Singkat Dibanding Biasanya

Dokter Eka juga mengimbau, bagi umat muslim yang merasa tidak fit, tidak disarankan untuk beribadah di masjid. Jika merasa tidak sehat atau tubuh kurang fit, lebih baik shalat tarawih di rumah.

"Pastikan kita melaksanakan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan selalu," tegasnya.

Jika di masa normal, kita biasa berwudhu di area masjid, di era pandemi alangkah baiknya jika jemaah berwudhu dari rumah sehingga masker tidak perlu dicopot dan dipakai lagi. Selama di masjid, disarankan untuk tetap menggunakan masker.

"Selama di masjid masker tidak boleh lepas. Makanya saya sarankan untuk berwudhu di rumah dan terus memakai masker selama di masjid, sehingga sholat pun harus pakai masker."

Jangan lupa, bawa juga alas shalat dan alat shalat sendiri, seperti sajadah, sarung atau mukena agar tidak bercampur pemakaian dengan orang lain. Cucilah alat shalat dan alas shalat secara rutin agar terjaga kebersihannya.

Baca Juga: Rossa Ingin Dalami Al Qur'an Bersama Putra Semata Wayangnya di Ramadhan Kali Ini

Ingat satu hal, setelah melaksanakan shalat tarawih, jangan mampir ke tempat lain untuk berkerumun. Segera lah pulang ke rumah dan batasi interaksi sosial yang melibatkan orang banyak.

Kementerian Agama mengeluarkan panduan ibadah Ramadhan 1442 Hijriah untuk umat muslim yang ingin beribadah di masjid dan mushala, baik itu untuk shalat fardu, tarawih, iktikaf atau peringatan Nuzulul Quran.

Masjid atau mushala harus menjaga agar kapasitas hanya diisi maksimal 50 persen, setiap orang juga harus menjaga jarak satu meter satu sama lain.

Sementara untuk pengajian atau ceramah disarankan untuk tidak terlalu lama, di mana durasi maksimalnya adalah 15 menit. Setiap tempat ibadah juga diharuskan menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, serta mendisinfeksi ruangan secara rutin. ***

 

Editor: Dini Yustiani

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X