Presiden Jokowi Anjurkan Beli Oleh-oleh Bipang, Anggota DPR: Masa Idul Fitri Makan Babi Goreng

- 8 Mei 2021, 17:05 WIB
Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq.
Dewan Syuro PKB Maman Imanulhaq. /Dok Literasinews/

JURNAL GAYA - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal Bipang Ambawang sebagai salah satu kuliner yang bisa dipesan secara online disaat Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 menuai kritik.

Soalnya oleh-oleh khas Kalimantan itu merupakan makanan yang haram bagi penganut agama Islam karena Bipang Ambawang adalah babi goreng.  

"Fitri itu kembali suci. Bipang itu babi. Masa Idul Fitri pesan online Goreng Babi," cetus anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB Maman Imanulhaq kepada wartawan, Sabtu, 8 Mei 2021.

Dewan Syuro PKB ini sangat menyayangkan pernyataan orang nomor satu di Indonesia itu.

Sebab, Jokowi menyebut Bipang Ambawang sebagai salah satu kuliner yang perlu dipesan lewat online saat Lebaran lantaran mudik dilarang.

Baca Juga: 836 Kendaraan Diputar Balik di Kabupaten Bandung

"Saya sangat menyayangkan statemen Jokowi yang menyebut Bipang Ambawang sebagai salah satu kuliner yang perlu dipesan lewat online saat Lebaran," sesalnya.

Politikus PKB ini mengaku terkejut, bagaimana mungkin dalam konteks ucapan lebaran, himbauan jangan mudik, dan oleh-oleh khas lebaran, Presiden malah menyebutkan makanan yang haram dikonsumsi oleh umat Islam.

"Bipang Ambawang, adalah goreng babi yang terkenal lezat. Tapi apapun jenis kulinernya, yang berbahan bahkan ada unsur babi nya itu adalah haram. Tidak boleh dikonsumsi. Tidak boleh dipakai," tegasnya.

Halaman:

Editor: Dini Yustiani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X