Posko THR Kemnaker Kebanjiran Pengaduan Soal THR Lebaran, Hal Ini yang Paling Banyak Diadukan

- 11 Mei 2021, 20:57 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah /Sumber: Instagram / @idafauziahnu/

JURNAL GAYA - Selama periode 20 April - 10 Mei, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendapatkan 1.586 pengaduan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) melalui posko THR.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan topik pengaduan yang masuk ke posko THR 2021 yakni THR dicicil oleh perusahaan dan THR dibayarkan 50 persen.

Selanjutnya, THR dibayar tidak penuh karena ada pemotongan gaji, THR tidak dibayarkan satu bulan gaji atau THR tidak dibayar karena covid-19.

Atas berbagai pengaduan tersebut, pemerintah melalui Kemnaker telah mengambil empat langkah. Meliputi, verifikasi data internal, koordinasi dengan Disnaker daerah, menurunkan tim pengawas, proses dialog dan kesepakatan penyelesaian.

"Semoga upaya yang kami lakukan akan semakin memastikan para pekerja/buruh bisa merayakan lebaran dengan hikmat dan tentunya selalu berpedoman pada protokol kesehatan covid-19," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 11 Mei 2021.

Selain pengaduan THR, Kemnaker mencatat ada 692 konsultasi THR. Ia menjelaskan topik konsultasi menyangkut lima hal.

Baca Juga: Link Live Streaming Ikatan Cinta 11 Mei 2021 Tayang di RCTI 20.00 WIB: Mama Rosa Syok Hingga Lemas

Meliputi, pemberian THR bagi pekerja yang masa kerjanya selesai, bagi pekerja yang terkena PHK, bagi pekerja yang mengundurkan diri (resign), dan THR bagi pekerja kemitraan.

"Terakhir, THR bagi pekerja yang dirumahkan," katanya.

Halaman:

Editor: Dini Yustiani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X