Minta Pemerintah Bertindak Tegas Soal THR, Netty Prasetiyani: Bukan Hadiah yang Diberikan Sukarela

- 11 Mei 2021, 22:00 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher.
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher. /

JURNAL GAYA - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah tegas terhadap perusahaan yang belum membayar tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 1442 H yang merupakan hak pekerja.

"Pemerintah harus mengingatkan perusahaan bahwa THR bukanlah hadiah yang diberikan sukarela, tapi kewajiban yang harus ditunaikan. Suka atau tidak, perusahaan sedang lapang atau sulit, THR pekerja wajib dibayarkan," katanya dalam rilis di Jakarta, Selasa, 11 Mei 2021.

Netty menegaskan bahwa hal tersebut adalah amanat PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Baca Juga: Perkuat Sidang Isbat Kemenag, BMKG Bandung Pastikan Hilal Belum Terlihat Juga di Wilayah Subang

Netty juga meminta pemerintah memastikan posko-posko THR yang dibentuk Kemnaker di tingkat pusat dan daerah guna memberikan pelayanan informasi, konsultasi, dan pengaduan atas pelaksanaan pembayaran THR bekerja proaktif dan jangan hanya menunggu laporan.

Untuk itu, ujar dia, posko THR harus proaktif turun langsung ke lapangan untuk jemput bola mengatasi persoalan yang muncul.

"Perusahaan yang belum atau sulit bayar THR harus didatangi langsung, dievaluasi dan diingatkan untuk menunaikan kewajibannya," katanya.

Menurut Netty, jika hanya menunggu laporan atau aduan pekerja, maka hasilnya tidak akan maksimal karena umumnya pekerja enggan dan takut melaporkan perusahaannya yang tidak membayar THR.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan yang telah melakukan pembayaran THR bagi pekerjanya sesuai dengan imbauan pemerintah.

Halaman:

Editor: Dini Yustiani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X