Fadli Zon Minta Jokowi Telepon Raja Salman untuk Quota Haji Indonesia

- 4 Juni 2021, 11:31 WIB
Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon
Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon /Foto: Twitter/@fadlizon/

 

JURNAL GAYA - Menteri Agama RI Yaqut Cholil menyatakan untuk tahun ini tidak ada keberangkatan haji dari Indonesia. Yaqut beralasan Pandemi COVID 19 membuat Indonesia tidak memiliki izin.

Sedangkan beberapa negara diperbolehkan untuk menunaikan ibadah haji di tahun 2021. Bahkan ironisnya quota haji Malaysia malah ditambah oleh Kerajaan Saudi Arabia.

Hal itulah yang membuat geram politisi Partai Gerindra @FadliZon angkat suara dan bingung dengan masalah haji kali ini. Fadli pun menyayangkan dengan pernyataan Menag Yaqut hanya bisa berkomentar heran.

Baca Juga: Naiknya Kasus COVID 19 Global, Pemerintah Arab Saudi Pertimbangkan Kebijakan Haji untuk Warga Luar Negeri

"Kalau hub RI-Saudi Arabia sangatlah baik, harusnya tetap ada kuota, proporsional calon jamaah kita.
Mungkin Presiden bisa telp Raja Salman," ujar Fadli Zon dalam cuitan twitternya Jum'at 4 Juni 2021.

Namun dirinya pun kembali menyangsikan hubungan diplomatik tersebut akan berhasil. "Tp kalau Menagnya aja buat pernyataan “heran”, artinya ada masalah komunikasi n masalah lain yg serius.Apalagi Malaysia dpt tambahan kuota," tuturnya.

Hal serupa pun diungkapkan anggota DPR RI Tifatul Sembiring yang menilai Indonesia lebih mengedepankan gengsi dibandingkan memperjuangkan nasib umat muslim yang ingin pergi ibadah ke Tanah Suci Mekkah.

"Setuju pak Fadli, dengan Saudi ini mesti ada pendekatan2 khusus dan lobby yg serius. Jangan main gengsi2an. Urusan ummat Islam dengan Makkah dan Madinah ini akan terus berlanjut...????," cuit Tifatul melalui akunnya @tifsembiring.

Halaman:

Editor: Yugi Prasetyo

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X