Viral Kartel Kremasi Merugikan Pasien Covid-19, Polri Panggil Tujuh Orang Saksi Untuk Diperiksa

- 24 Juli 2021, 21:10 WIB
Ilustrasi kremasi.
Ilustrasi kremasi. /REUTERS/Francis Mascarenhas

JURNAL GAYA - Krisis kremasi jenazah pasien penyakit Covid-19 yang terjadi di India rupanya terjadi juga di Indonesia.

Kali ini bukan karena kehabisan kayu bakar, tetapi karena adanya dugaan kartel kremasi yang mana keluarga pasien diminta harga lebih tinggi yang berkali-kali lipat.

Fenomena ini hadir karena terbatasnya rumah kremasi dan meningkat tajamnya pasien meninggal di beberapa tempat di Jakarta dan Jawa Barat.

Keluarga pasien pun mengeluhkan kondisi ini dan akhirnya membuat video yang viral di media sosial.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Sabtu 24 Juli 2021: Keluarga Besar Aldebaran Sambut Lebaran Idul Adha   

Pihak kepolisian tidak tinggal diam, kartel kremasi ini memberatkan keluarga pasien di tengah pandemi yang masih terjadi di Indonesia.

Polres Metro Jakarta Barat terus mendalami kasus dugaan kartel kremasi yang sempat viral beberapa waktu lalu di media sosial.

Seperti dikutip Jurnal Gaya dari media Polda Metro Jaya News (PMJ News), Polrestro Jakbar telah memanggil tujuh orang saksi untuk dimintai keterangan.

"Sampai saat ini, kami telah memanggil tujuh orang saksi terkait kasus dugaan praktik kartel kremasi yang sempat viral di media sosial. Semuanya dimintai keterangan terkait dengan dugaan praktik kremasi," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi media, di Jakarta, Jumat, 23 Juli malam.

Halaman:

Editor: Dini Yustiani

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X