Satgas COVID-19 Klaim Aceh Bebas Zona Merah Penularan

- 22 September 2021, 23:50 WIB
Peta sebaran COVID-19 di Indonesia berdasar zona terkini.
Peta sebaran COVID-19 di Indonesia berdasar zona terkini. /covid19.go.id

JURNAL GAYA - Setelah  beberapa waktu lalu berada di zona merah, akhirnya Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh menyatakan bahwa Aceh telah terbebas dari zona merah atau risiko tinggi penularan virus corona. Meski demikian, Satgas meminta masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Dari peta zonasi risiko terbaru, menunjukkan zona kuning mendominasi daerah Aceh pekan ini. 

Mengutip dari Antaranews, Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh mengatakan, "Alhamdulillah, Aceh sudah bebas zona merah COVID-19. Peta zonasi risiko terbaru menunjukkan zona kuning mendominasi daerah Aceh pekan ini."

Saifullah menjelaskan mengenai hasil analisis data periode 13-19 September 2021 oleh Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional. Hasilnya menunjukkan ada 14 daerah yang berubah ke zonasi yang lebih baik.

Kini, Banda Aceh menjadi zona oranye dari sebelumnya zona merah. Selain itu, terdapat Aceh Tamiang, Aceh Timur, Langsa, Lhokseumawe, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Sabang, Aceh Barat, Aceh Selatan, Subulussalam dan Aceh Singkil, yang sudah berstatus zona kuning dari sebelumnya zona oranye.

Baca Juga: Anies Baswedan Hari Ini Senang karena Telah Membantu Tugas KPK

Daerah yang masih bertahan sebagai zona kuning atau zona risiko rendah peningkatan kasus COVID-19 adalah Aceh Tenggara dan Simeulue. Sementara itu, Pidie, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, dan Aceh Selatan masih tetap sebagai zona oranye atau risiko sedang penularan.

Terbebas dari zona merah bukan berarti mengabaikan protokol kesehatan. Oleh karena itu, Saifullah meminta semua elemen masyarakat untuk proaktif mencegah peningkatan kasus baru, meningkatkan kesembuhan, dan menekan jumlah kasus meninggal dunia.

"Masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dan ikut vaksinasi COVID-19 untuk mencegah kasus baru," ucap Saifullah.

Halaman:

Editor: Dini Yustiani

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X