Syekh Ali Jaber, Selamatkan Penusuknya Dari Amukan Massa

- 13 September 2020, 20:46 WIB
Potret Syekh Ali Jaber dirawat di Puskesmas usai ditusuk orang tak dikenal* /Foto: Twitter/@rizqiawal/
JURNALGAYA---Syekh Ali Jaber ditusuk seseorang di Halaman Masjid Falahuddin, Jl Tamin Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung, Minggu, (13/9) sore.
 
Saat itu, Syekh Ali Jaber usai mengisi ceramah di sebuah acara tabligh akbar dan wisuda tahfidz Quran. Syekh Ali Jaber mengalami luka pada bagian atas tangan kanannya.
 
Menurut Syekh Ali Jaber, setelah kejadian penusukan tersebut, jamaah yang hadir mulai mengamankan pelaku. Jamaah, membawa pelaku ke ruang masjid untuk mengetahui motif pelaku melakukan upaya penusukan tersebut.

"Pelaku langsung diamankan. Kasihan, jamaah memukul dia saya bilang jangan main hakim sendiri. Biarkan polisi yang memprosesnya," ujar Syekh Ali Jaber saat diwawancara oleh Tv One dan menceritakan tentang peristiwa penusukan tersebut. 

Baca Juga: Diserang Orang Tak Dikenal, Syekh Ali Jaber Bersyukur Tak Kena Leher atau Dada

Syekh Ali Jaber mengaku, sampai sekarang belum tahu siapa pelaku penusukan tersebut. "Karena (pelaku, red) diamankan sampai menunggu polisi datang," katanya.

Syekh Ali Jaber menduga, pelaku satu orang. Karena, pelaku tiba-tiba muncul dari arah jalan raya.

"Keliatannya pelaku dari luar bukan jamaah. Karena tiba-tiba lari. Kan kalau jamaah fokus ke saya saat itu sedang acara dialog. Posisi panggung dekat jalan raya. Saya lihat pelaku satu orang lari ke arah saya," kata Syekh Ali Jaber seraya mengatakan, kejadian ini baru pertama kali ia alami. 

Dalam video rekaman yang dibagikan di kanal youtube, Syekh Ali Jaber terlihat reflek menangkis serangan dari orang tersebut. Para jamaah pun panik, suasana menjadi ricuh.
 
Masih di rekaman tersebut, terdengar jamaah wanita banyak yang menangis histeris.
 
Sementara jamaah laki-lakinya, langsung menyelematkan Syekh Ali Jaber dan membawa ke tempat aman. Syekh, terlihat berjalan di tengah kerumunan sambil agak tertatih. Qiya Ameena***
 

Editor: Qiya Ameena


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X