Jembatan Bailey Rampung Dibangun di Perbatasan Bungursari dan Cempaka Purwakarta

23 Januari 2021, 00:03 WIB
Jembatan Bailey Bodem di Purwakarta menyambungkan kembali silaturahmi masyarakat perbatasan /purwakartakab.go.id

JURNAL GAYA - Jembatan bailey pengganti Jembatan Bodem yang lama yang  menghubungkan antara Kecamatan Bungursari dengan Kecamatan Cempaka akhirnya rampung dibangun dan bisa digunakan kembali oleh masyarakat.

Awal April tahun 2020, Jembatan Bodem ini rubuh dan mengakibatkan satu orang perempuan meninggal dunia tertimpa material pecahan beton.

Jalur alternatif penghubung antara Kecamatan Bungursari dan Cempaka, Kabupaten Purwakarta, akhirnya bisa kembali dilalui kendaraan. Hal itu, seiring telah dibangunnya jembatan sementara (bailey) sebagai pengganti Jembatan Bodem di Desa Karang Mukti, yang ambruk pada awal April lalu.

Baca Juga: Penambahan Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Capai 3.792 Tertinggi Selama Pandemi

Menurut Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, sejak peristiwa itu terjadi jajarannya langsung melakukan serangkaian upaya supaya jalur tersebut bisa kembali dilalui.

Jalur alternatif ini sangat vital fungsinya bagi masyarakat di kedua kecamatan. AKtivitas pertanian, perdagangan, dan transportasi masyarakat bisa lebih cepat melalui jalur ini. 

“Untuk perbaikan, telah dilakukan pada November. Alhamdulillah, saat ini pengerjaannya telah rampung. Kalau tak ada aral melintang, pekan depan jalur ini sudah bisa dilalui kendaraan,” ujar Anne, Jumat, 22 Januari 2021. Seperti dikutip Jurnal Gaya dari laman resmi pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga: Menteri PPPA Bentuk Pos Ramah Anak dan Perempuan Korban Longsor Cimanggung

Jembatan yang dibangun sifatnya darurat, karena tanahnya cukup labil. Untuk membuat jembatan permanen membutuhkan waktu lebih lama untuk studi perencanaan yang lebih matang. 

“Butuh penelitian dan kematangan perencanaan. Kami tak bisa begitu saja membangun jembatan permanen baru. Karena, jangan sampai pengalaman kemarin (ambruk) itu terjadi lagi dan menjadi evaluasi bagi kami. Intinya, jembatan permanen masih direncanakan,” jelas Bupati yang juga merupakan istri dari anggota DPR RI Dedi Mulyadi, SH.

Anne berharap mobilitas warga bisa kembali berjalan normal. Membantu percepatan pemulihan ekonomi warga di kedua wilayah perbatasan yang saat ini berada dalam situasi pandemi Covid-19.

“Meski bersifat sementara, mudah-mudahan jembatan bodem bisa mempermudah akses dan aktivitas warga. Kami ingatkan, agar jembatan ini bisa dirawat dan dijaga. Kendaraan-kendaraan berat yang tonasenya tinggi, tidak boleh melintas atau dibatasi,” kata Ambu Anne menegaskan.***

Baca Juga: Beli Paket Internet Lebih Menguntungkan dengan ShopeePay, Ikuti Langkah-Langkah Berikut Ini

 

Editor: Qiya Ameena

Sumber: Purwakarta.go.id

Tags

Terkini

Terpopuler