Kapolri Listyo Sigit Prabowo Sebut Penyekatan Dilakukan Hingga Hotel dan Tempat Wisata

- 10 Mei 2021, 09:00 WIB
 Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Tengah) diapit Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Tengah) diapit Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani. /polri.go.id/

JURNAL GAYA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan kebijakan larangan mudik yang diberlakukan pemerintah tahun ini adalah untuk melindungi masyarakat dari penularan COVID-19.

"Penyekatan mudik memang membuat masyarakat tidak nyaman. Namun hal ini dilakukan untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular varian baru COVID-19," kata Kapolri dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 9 Mei 2021.

Kapolri bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau Operasi Ketupat 2021, di Pejagan, Brebes, Jawa Tengah.

Kapolri menyebut secara keseluruhan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dengan melakukan penyekatan mudik berjalan dengan baik.

Menurut dia, tugas kepolisian adalah menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Untuk itu, mantan Kabareskrim Polri itu meminta masyarakat memahami kebijakan larangan mudik, agar kasus COVID-19 di Tanah Air tidak lagi meningkat.

Baca Juga: 20 Album K-Pop 2021 Paling Banyak Di-streaming di Spotify

Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten itu mengatakan selain penyekatan kendaraan, petugas melakukan pemeriksaan protokol kesehatan bagi pengendara.

"Penyekatan dilakukan juga di hotel dan tempat wisata, agar tidak menyebar COVID-19," katanya pula.

Jenderal Listyo Sigit juga mengucapkan terima kasih atas pengertian masyarakat dan kerja keras anggota di lapangan yang berperan aktif menekan penyebaran COVID-19.

Halaman:

Editor: Dini Yustiani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X